Program Studi Fisioterapi FK UNUD Gelar Rapat Audit Mutu Internal untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Kamis, 18 September 2025, Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK UNUD) menyelenggarakan Rapat Audit Mutu Internal (AMI) bertempat di lingkungan FK UNUD. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Program Studi, Kepala Departemen, serta seluruh dosen Fisioterapi FK UNUD. Suasana rapat berlangsung aktif dan kondusif, mencerminkan komitmen seluruh civitas akademika dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan fisioterapi.

Audit ini dilakukan oleh tim LPPM Fakultas sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu internal yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Melalui AMI ini, program studi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kriteria 1 hingga 9, meliputi visi dan misi, tata pamong dan tata kelola, sumber daya manusia, kurikulum, sarana dan prasarana, pengelolaan pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, hingga luaran dan capaian pembelajaran lulusan. Evaluasi mendalam terhadap setiap kriteria bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses pendidikan telah sesuai dengan standar akreditasi dan prosedur evaluasi mutu yang berlaku.

Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi kesempatan strategis untuk mengidentifikasi kekuatan yang telah dimiliki program studi sekaligus mengenali aspek-aspek yang perlu ditingkatkan. “Hasil audit ini akan menjadi acuan penting bagi kami dalam menyusun rencana tindak lanjut dan pengembangan program studi ke depan. Dengan evaluasi yang komprehensif, kami berharap mutu pendidikan fisioterapi di FK UNUD semakin kompetitif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Rapat ini juga membuka ruang diskusi konstruktif antara dosen, pimpinan program studi, dan auditor LPPM. Setiap masukan dan rekomendasi yang disampaikan diharapkan dapat memperkuat sistem tata kelola dan pembelajaran, meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat, serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan profesi fisioterapi saat ini.

Melalui pelaksanaan AMI ini, Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi FK UNUD menegaskan komitmennya terhadap prinsip perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dan penjaminan mutu. Evaluasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat akreditasi program studi, tetapi juga memberi dampak positif bagi pengembangan pendidikan fisioterapi di Bali dan Indonesia secara lebih luas.